Inspirasi desain industrial kantor cukup berani. Desain industrial ini bisa membuat desain interior kantor semakin menarik dan tidak monoton.
Baca juga: Printer untuk Kebutuhan Kerja di Kantor, Pilih Sesuai Kebutuhan

Inspirasi Desain Industrial Kantor
Beberapa klien selama ini memang memiliki keinginan yang unik. Selama 7 tahun menjadi konsultan desain interior kantor, tidak sedikit klien yang memiliki keinginan berbeda.
Mereka bosan dengan desain kantor yang monoton dan terlihat sangat formal. Untuk itu, salah satu desain yang memang sangat menarik adalah industrial.
Tema industrial pada kantor memang unik dan pasti akan menarik perhatian. Berikut ini beberapa inspirasi desain industrial yang cocok diterapkan di kantor.
Open Workspace Industrial

Pertama, klien bisa menerapkan konsep open workspace. Gabungkan struktur industrial dengan tata letak ergonomis dengan memperhitungan secara maksimal agar alur kerja sampai jarak antar meja.
Jarak meja kantor yang ideal untuk pekerja dewasa di Indonesia adalah minimal 90 sampai 120 cm. Dengan begitu, pergerakan jadi lebih nyaman untuk akses kursi, sirkulasi jalan, hingga mengurangi kebisingan antar karyawan.
Untuk dekorasi dan desainnya sendiri bisa mencari inspirasi dari media sosial. Dari Informa Finishing, salah satu project kantor industrial yang mereka kerjakan memadukan konsep industrial modern dengan nuansa homey yang nyaman. Untuk menciptakan kesan industrial, furnitur dibuat custom dengan dominan warna hitam dan coklat kayu sesuai dengan ukuran dan kebutuhan pengguna. Sedangkan untuk menambah kesan homey, maka ditambahkan area hijau untuk menyimpan tanaman hias dan space untuk menempatkan pajangan lainnya. Dengan begitu, desain kantor industrial yang profesional dan nyaman tercapai.
Industrial Soft Modern

Kalau inspirasi desain kantor industrial selanjutnya ini memadukan kesan modern di dalamnya. Desain ini menggabungkan langit-langit khas industrial ekspos dengan unsur kayu.
Perpaduan keduanya memberikan ruang kerja yang nyaman dan modern. Namun, karena langit-langitnya masih khas industrial, maka karakternya masih tetap kuat.
Gunakan HPL motif beton untuk pelapis furnitur (high-pressure laminate). Pelapis ini berbentuk lembaran yang memiliki tektur dan visual menyerupai semen ekspos sehingga menambah nuansa industrial, realistik. Namun, HPL tahan terhadap kelembapan, panas hingga benturan sehingga lebih awet.
Perbandingan Desain Industri dan Minimalis
Desain industrial kantor ini berbeda dengan desain minimalis. Keduanya memiliki daya tarik dan nuansa yang berbeda sehingga perlu dipilih dengan tepat.
- Karakteristik: Utamanya, desain industrial terinspirasi dari pabrik atau gudang tua dengan material mentah. Itulah kenapa, elemen struktural sering diekspos seperti pipa, langit-langit tinggi dengan kesan unfinished. Sementara itu, minimalis lebih menekankan kesan less is more, dengan garis bersih dan mengedepankan fungsional tanpa dekorasi berlebihan.
- Palet Warna: Palet warna desain industrial dan minimalis ini juga berbeda. Desain kantor industrial didominasi warna gelap atau netral yang kuat seperti abu-abu beton, hitam, hingga warna tanah. Di sisi lain, minimalis menggunakan palet monokromatik seperti putih, krem, abu-abu muda, atau warna lain yang terkesan lembut dan lebih tenang.
Baca juga: Rekomendasi Warna Cat Tembok Kantor untuk Kenyamanan
Inspirasi desain industrial kantor semakin banyak dicari saat ini karena menciptakan kesna unik yang tidak biasa. Jika kantor bergerak di bisnis kreatif, start up, media, hingga artsitek/desain, maka gaya industrial memang lebih cocok diterapkan daripada konsep minimalis.

Seorang konsultan serta bagian dari pengolahan furniture di Indonesia. Dengan pengalaman yang dimiliki, saya akan membagikan informasi seputar furniture hingga desain untuk kebutuhan kantor modern.



